Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tetap melalui mekanisme langsung yakni dipilih oleh rakyat. Jokowi menolak pilkada dikembalikan ke DPRD seperti era orde baru.
Pernyataan Jokowi ini disampaikan melalui Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman. Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi wacana evaluasi pilkada langsung yang digaungkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian









No comments: